Morning ride – bersepeda ke jembatan gantung Salo Bulucenrana

Jembatan gantung ini baru saja diresmikan. Jembatan gantung ini mempersingkat jarak dari Bola Bulu ke Tanrutedong yang sebelumnya harus memutar ke Bila dan Taccimpo. Jembatan gantung ini memperpendek jarak sampai 12km.

Jembatan gantung ini secara tidak sengaja kami temukan dua bulan lalu saat bersepeda menyusuri Salo Bila.

bulcen0

Sawah di Tanrutedong

bulcen1

Fokel di tengah sawah

bulcen2

Bunda melaju di atas jembatan gantung Salo Bulucenrana

Iklan

Morning ride – gowes ke Waduk Kalola

Setelah beberapa kali mengunjungi Waduk Kalola dengan bermotor, akhirnya kesampaian juga untuk berkunjung dengan bersepeda. Si Emil yang sebelumnya mampu menempuh jarak 16 km ternyata mampu melibas trek sejauh 30.7 km.

Trek ke Waduk Kalola bisa ditempuh fully onroad atau campuran offroad dan onroad. Jika ingin merasakan sensasi petualangan yang agak ekstrim maka pilihan jalur ofroad sepanjang saluran primer Kalola bisa diambil. Di musim hujan jalur ini menjadi sangat becek dan beberapa segmen tertutup rerumputan tinggi maupun semak belukar.

Di musim kemarau alur sepanjang saluran primer ini justru banyak dilewati motor karena treknya mengeras dan jarak tempuh lebih pendek.

Jalur sepeda Kalosi - Waduk Kalola

Jalur sepeda Kalosi – Waduk Kalola

 

Emil, Astroz dengan latar Waduk Kalola

Emil, Astroz dengan latar Waduk Kalola

 

Rumput meninggi di sepanjang saluran primer Waduk Kalola

Rumput meninggi di sepanjang saluran primer Waduk Kalola