Bertakbir saat di ketinggian (nanjak) dan bertasbih ketika turun ke lembah

Apa hubungannya bersepeda dengan takbir dan tasbih? Sebagai muslim tentunya diharapkan untuk memperbanyak dzikir, mengingat Allah swt, dengan bacaan takbir, tahmid dan tasbih seperti yang dicontohkan Rasulullah.

Kegiatan bersepeda yang sering kali menyita waktu cukup lama tentu saja sangat disayangkan jika berlalu begitu saja tanpa kita manfaatkan untuk mengingat Sang Pencipta.

Lebih khusus lagi ternyata ada sebuah hadits di dalam Shahih al-Bukhari dari Jabir ra, dia berkata: “Apabila naik, kami bertakbir, dan apabila turun kami bertasbih.” (*)

Dengan tuntunan hadits di atas alangkah baiknya tiap helaan nafas ataupun genjotan kaki saat menanjak kita barengi dengan bertakbir. Begitu pula saat merasakan ringannya turunan sambil berkonsentrasi pada lintasan kita gumamkan tasbih. Insa-Allah gowes kita akan berkah🙂

(*) Ensiklopedia Zikir, Imam Nawawi, Embun Publishing, cetakan pertama-2009, hal. 377

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s