Dijemur sepanjang Wanayasa – Margaluyu – Cikumpai – Cibungur (Sate Maranggi)

Acara gowes kali ini merupakan realisasi dari survei yang telah kami lakukan tempo hari. Empat orang surveyor didaulat untuk menjadi marshall.

Kesulitan utama dalam memandu banyak goweser adalah menyesuaikan kecepatan gowes. Marshall depan selalu didorong untuk lebih cepat, sementara yang paling belakang harus menunggui peserta yang tercecer. Semakin banyak goweser maka rentang kemampuan/kecepatan akan semakin lebar.

Meski demikian kami merasa enjoy saja. Kami anggap ini sebagai kewajiban/balas budi karena kami sudah diberi kesempatan untuk mencicipi trek ini lebih dulu. Gowes dengan akomodasi gratis. Kapan lagi??

Lima puluh orang goweser dijemur di bawah terika matahari. Panaas. Terutama pada segmen hutan jati. Hutan jati yang seharusnya rimbun menjadi sangat panas tanpa pepohonan sama sekali karena sudah memasuki masa tebang. Sedikit hiburan terdapat pada hutan pinus dan perkebunan karet.

Salah satu kejadian yang membuat kami bertanya-tanya adalah lepasnya quick release roda depan dari sepeda GIANT. Untungnya meskipun itu terjadi pada saat turunan curam rodanya tidak terlepas dari sepeda. Ini menjadi pelajaran bagi kami agar selalu mengecek encangan locking dari quick release sebelum menggowes.

Wanayasa - menjelang hutan pinus

Wanayasa - akhir dari offroad track

Melibas tanjakan

Rontok di tanjakan

4 responses to “Dijemur sepanjang Wanayasa – Margaluyu – Cikumpai – Cibungur (Sate Maranggi)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s